Selasa, 18 Agustus 2015

STRATEGI PEMASARAN MANGGA (Mangifera indica L) GEDONG GINCU DAN RAMBUTAN (Nephelium sp.) DI CV. SUMBER BUAH SAE CIREBON JAWA BARAT



STRATEGI PEMASARAN MANGGA (Mangifera indica L)  GEDONG GINCU DAN RAMBUTAN (Nephelium sp.)
DI CV. SUMBER BUAH SAE CIREBON JAWA BARAT



YUTAM









PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN
POLITEKNIK AGROINDUSTRI
SUBANG
2015

STRATEGI PEMASARAN MANGGA (Mangifera indica L)  GEDONG GINCU DAN RAMBUTAN (Nephelium sp.)
DI CV. SUMBER BUAH SAE CIREBON JAWA BARAT



YUTAM







Laporan Tugas Akhir
Sebagai Salah Satu Syarat untuk lulus
Program Diploma III Pada
Program Studi Manajemen Pemasaran





PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN
POLITEKNIK AGROINDUSTRI
SUBANG
2015

HALAMAN PENGESAHAN

Judul
:
Strategi Pemasaran Mangga (Mangifera indica L.) Gedong Gincu dan rambutan (Nephelium sp.) di CV. Sumber Buah SAE Cirebon Jawa Barat
Nama
:
Yutam
NPM
:
A123011
Program Studi
:
Manajemen Pemasaran


Menyetujui,
Dosen Pembimbing



Heru Budiono, SP., MP.
 



Direktur
Politeknik Agroindustri
Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran

Mengetahui,


Ir. Syarifuddin Tarigan, M.M.
Tanggal Lulus:................
Heru Budiono, SP., MP.

Tanggal Ujian:................
 







RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Kelapis pada tanggal 21 November 1990. Penulis merupakan anak kesebelas dari tiga belas bersaudara pasangan Bapak Padan dan Ibu Ilay Ngilo. Penulis menamatkan sekolah di SDN 010 Kelapis tahun 1999 – 2005, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Malinau Utara tahun2005 – 2008, dan Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Malinau tahun 2008 – 2011.
Pada pertengahan tahun 2012 penulis diterima sebagai mahasiswa Diploma 3 pada program studi Manajemen Pemasaran, Yayasan Pendidikan Politeknik Agroindustri Sang Hyang Seri.
Untuk menyelesaikan studinya, penulis akan melaksanakan PKL sebagai Tugas Akhir, yaitu PKL Proses Pemasaran buah mangga dengan judul Strategi Pemasaran Mangga (Mangifera indica L.) Gedong Gincu dan Rambutan (Nephelium sp.) di CV. Sumber Buah SAE Cirebon Jawa Barat.

















RINGKASAN
YUTAM. Strategi Pemasaran Mangga (Mangifera indica L.) Gedong Gincu Dan rambutan (Nephelium sp.) di CV. Sumber Buah SAE Cirebon Jawa Barat. Di bimbing oleh HERU BUDIONO.

Strategi pemasaran merupakan sarana untuk mengkomunikasikan tujuan perusahaan dengan arah yang hendak ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut kepada para stakeholder atau pihak-pihak yang mempunyai keputusan terhadap perusahaan. Maka jelas bahwa strategi pemasaran merupakan poin yang sangat penting untuk diterapkan oleh perusahaan CV. Sumber Buah SAE agar tetap dapat bersaing. Untuk mempermudah dalam penulisan laporan tugas akhir ini digunakan kerangka pemikiran mengenai analisis lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang terdiri dari matrik IFE dan EFE, matrik IE, matrik SWOT,dan matrik QSPM. Dari hasil praktek kerja lapang yang dilakukan menunjukan bahwa strategi pemasaran yang dapat dilakukan oleh CV. Sumber Buah SAE adalah strategi Melakukankan inovasi terhadap kemasan serta produk buah mangga Gedog Gincu dan rambutan. Strategi tersebut diperoleh dari matrik QSPM diperoleh skor tertinggi 6,404. Sedangkan pada matrik IE CV. Sumber Buah SAE berada pada kuadran I dapat digambarkan sebagai tumbuh dan membangun (grow and build) dengan strategi intensif (panetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk) atau integratif (integrasi ke belakang, integrasi ke depan, dan integrasi horizontal). Usaha CV. Sumber Buah SAE penanganan pascapanen buah segar mangga Gedong Gincu dan rambutan secara finansial menguntungkan karena jumlah pendapatan (Rp. 1.204.218.750) lebih besar dari jumlah pengeluaran (Rp. 668.206.925,10), dengan selisih antara keduanya menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 536.011.824,90. Nilai BEP buah mangga Gedong Gincu dan rambutan adalah Rp. 531.640.601,37. Dan lamanya waktu pengembalian modal yang diinvestasikan yaitu kurang lebih 1,3 bulan setelah usaha dijalankan. Serta nilai B/C ratio sebesar 1,80.




Kata Kunci: Strategi, Mangga Gedong Gincu dan Rambutan, CV. Sumber Buah SAE.




KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir (TA) dengan judul “Strategi Pemasaran manga (Mangifera indica L.) Gedong Gincu dan rambutan (Nephelium sp.) Di CV. Sumber Buah SAE Cirebon Jawa Barat”. Laporan Tugas Akhir (TA) ini disusun memenuhi salah satu syarat lulus program Diploma III pada Program Studi Manajemen Pemasaran Politeknik Agroindustri.
Penulis tidak mungkin dapat menyelesaikan penulisan Laporan Tugas Akhir (TA) ini dengan baik tanpa adanya bimbingan, bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1.      Heru Budiono, SP., MP. Selaku dosen pembimbing dan Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran yang selalu bersedia meluangkan waktu, tenaga dan kesempatannya untuk mengarahkan dan memberi bimbingan kepada penulis dalam menyusun Laporan Tugas Akhir (TA) ini.
2.      Ir. Syarifuddin Tarigan, M.M. Selaku Direktur Politeknik Agroindustri.
3.      Doni Sahat Tua Manalu, SE., M.Si. Selaku Kasubag akademik Politeknik Agroindustri yang juga bersedia meluangkan waktu, tenaga dan kesempatannya untuk mengarahkan kepada penulis dalam menyusun Laporan Tugas Akhir (TA) ini.
4.      Ahmad Abdul Hadi, SE. Selaku Direktur Utama perusahaan CV. Sumber Buah SAE.
5.      Gigin Saputro, SE. Selaku pembimbing Lapangan yang selalu bersedia meluangkan waktu, tenaga dan kesempatannya untuk mengarahkan dan memberi bimbingan kepada penulis selama Praktek Kerja Lapang (PKL).
6.      Bapak dan Ibu dosen serta staf akademik Politeknik Agroindustri, yang tidak mungkin disebut satu persatu, atas bantuan akademis dan morilnya.
7.      Bapak atau Ibu karyawan perusahaan CV. Sumber Buah SAE, yang tidak mungkin disebut satu persatu, atas bantuannya dalam segala hal yang berkaitan dengan selama PKL berlangsung.
8.      Pemerintah provinsi Kalimantan Timur yang telah memberikan dorongan dan dukungan materiil kepada penulis.
9.      Orang Tua serta keluarga besar penulis yang selalu memberikan dukungan doa dan materiil sehingga laporan Tugas Akhir ini dapat diselesaikan.
10.  Teman – teman angkatan X Politeknik Agroindustri yang selalu memberikan semangat dan dukungannya.
Terima kasih juga penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu menyusun Laporan Praktek Kerja Lapang (PKL) ini. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat dibutuhkan oleh penulis. Akhirnya, penulis berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pihak – pihak yang memerlukannya, amin.




Sukamandi,   Agustus 2015


Penulis





DAFTAR ISI
Halaman

HALAMAN PENGESAHAN .......................................................................  iii
RIWAYAT HIDUP ........................................................................................  iv
RINGKASAN ................................................................................................  v
KATA PENGANTAR ....................................................................................  vi
DAFTAR ISI ..................................................................................................  viii
DAFTAR TABEL ...........................................................................................  x
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................  xi
DAFTAR LAMPIRAN ..................................................................................  xii

BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................  1
1.1 Latar Belakang ..........................................................................................  1
1.2 Kerangka Pemikiran ..................................................................................  3
1.3 Tujuan ........................................................................................................  8

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ...................................................................  9
2.1 Sejarah Tanaman Mangga dan rambutan ...................................................  9
2.2 Konsep Pemasaran .....................................................................................  13
2.3 Bauran Pemasaran (Marketing Mix) ...........................................................  16
2.4 Segmentasi Pasar .......................................................................................  22
2.5 Targeting (Target Pasar) ............................................................................  26
2.6 Positioning (Posisi Pasar) ...........................................................................  27
2.7 Analisis lingkungan perusahaan .................................................................  28
2.8 Matrik IFE dan EFE ..................................................................................  34
2.9 Matrik IE ...................................................................................................  35
2.10 Analisis SWOT ........................................................................................  35
2.11 Matrik QSPM ..........................................................................................  37
2.12 Analisis Finansial .....................................................................................  38
1.      Spesifikasi ............................................................................................  38
2.      Modal Usaha ........................................................................................  38
3.      Biaya Produksi .....................................................................................  39
4.      Perhitungan Keuntungan .....................................................................  40
5.      BEP ......................................................................................................  40
6.      Nilai Tambah Tiap Kilogram Buah Segar ............................................  41
7.      Pengembalian Modal ...........................................................................  41
8.      Nilai B/C Ratio ....................................................................................  41

BAB III METODE PENGUMPULAN DATA .............................................  42
3.1 Tempat dan Waktu ....................................................................................  42
3.2 Metode Pengumpulan Data .......................................................................  42
3.3 Metode Analisis Data ................................................................................  43
3.3.1 Analisa Biaya dan Pendapatan ...............................................................  44
3.4 Tiga tahap strategi .....................................................................................  49
3.4.1 Tahap masukan (input) ...........................................................................  49
3.4.2 Tahap pencocokan ..................................................................................  55

3.4.3 Tahap keputusan .....................................................................................  57

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ......................................................  59
4.1 Sejarah Perusahaan ....................................................................................  59
4.2 Visi Misi ....................................................................................................  59
4.3 Lokasi Perusahaan .....................................................................................  59
4.4 Struktur Organisasi dan Wewenang ..........................................................  60
4.5 Penanganan Pasca Panen Mangga Gedong Gincu dan Rambutan Di CV. Sumber buah SAE .................................................................................................  63
4.6 Analisis Segmentasi, Targetting dan Positioning (STP) ............................  69
4.7 Analisis Lingkungan Internal ....................................................................  71
4.8 Analisis Lingkungan Eksternal ..................................................................  76
4.9 Analisis Matriks IFE ..................................................................................  83
4.10 Matriks EFE ............................................................................................  84
4.11 Matriks IE         ........................................................................................  86
4.12 Identifikasi Faktor Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman .......  88
4.13 Analisis Matriks SWOT ...........................................................................  93
4.14 Matriks Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) ........................  98
4.15 Analisis Finansial .....................................................................................  99
1.      Spesifikasi CV. Sumber Buah SAE Cirebon .......................................  99
2.      Modal Usaha ........................................................................................  99
3.      Biaya Produksi .....................................................................................  101
4.      Perhitungan Keuntungan .....................................................................  102
5.      BEP ......................................................................................................  102
6.      Nilai Tambah Tiap Kilogram Buah Segar ............................................  103
7.      Pengembalian Modal ...........................................................................  103
8.      Nilai B/C Ratio ....................................................................................  103

BAB V PENUTUP .........................................................................................  104
5.1 Kesimpulan ................................................................................................  104
5.2 Saran ..........................................................................................................  106

DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................  107







DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1. Produksi tanaman buah di Indonesia tahun 2011 dan 2012 ..............  2
Tabel 2. Spesifikasi perusahaan .......................................................................  44
Tabel 3. Modal Tetap perusahaan ....................................................................  45
Tabel 4. Modal kerja perusahaan .....................................................................  46
Tabel 5. Biaya tetap perusahaan ......................................................................  47
Tabel 6. Analisis lingkungan internal ...............................................................  49
Tabel 7. Analisis lingkungan eksternal ............................................................  50
Tabel 8. Penilaiam bobot faktor strategi eksternal dan internal .......................  51
Tabel 9. Penilaian peringkat terhadap faktor Internal CV. Sumber Buah SAE          52
Tabel 10. Penilaian peringkat terhadap faktor Internal CV. Sumber Buah SAE        53
Tabel 11. Matriks IFE dan EFE .......................................................................  54
Tabel 12. Matriks Perencanaan Strategi Kuantitatif (QSPM) .........................   58
Tabel 13. Identifikasi faktor-faktor internal CV. Sumber Buah SAE .............  76
Tabel 14. Kriteria sortasi dan grading mangga Gedong Gincu CV Damardjati          80
Tabel 15. Identifikasi Faktor Eksternal perusahan CV. Sumber Buah SAE ...  82
Tabel 16. Analisis matriks IFE CV. Sumber Buah SAE .................................  84
Tabel 17. Analisis matriks EFE CV. Sumber Buah SAE ................................  85
Tabel 18. Kekuatan dan kelemahan CV. Sumber Buah SAE .........................  88
Tabel 19. Peluang dan ancaman CV. Sumber Buah SAE ...............................  91
Tabel 20. Spesifikasi perusahaan CV. Sumber buah SAE ...............................  99
Tabel 21. Modal Tetap pada perusahaan CV. Sumber buah SAE ...................  100
Tabel 22. Modal kerja pada perusahaan CV. Sumber Buah SAE ...................  101
Tabel 23. Biaya tetap pada perusahaan CV. Sumber Buah SAE ....................  102








DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1. Diagram Alir Kerangka Pikiran ......................................................  7
Gambar 2. Model matrik IE .............................................................................  55
Gambar 3. Matrik SWOT ................................................................................  57
Gambar 4. Struktur Organisasi CV. Sumber Buah SAE .................................  61
Gambar 5. Penanganan pascapanen mangga Gedong Gincu ...........................  64
Gambar 6. Kegiatan grading mangga Gedong Gincu .....................................  65
Gambar 7. Buah rambutan rusak dan bagus ....................................................  66
Gambar 8. Pemetikan dan pengumpulan buah rambutan ................................  67
Gambar 9. Sortir II buah rambutan ..................................................................  68
Gambar 10. Penimbangan, Pengemasan dan Pelabelan buah Rambutan .........  69
Gambar 11. Grafik Penjualan mangga Gedong Gincu dan rambutan .............  73
Gambar 12. Matrik IE CV. Sumber Buah SAE ..............................................  86
Gambar 13. Matrik SWOT ..............................................................................  97














DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1. Dokumentasi Kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) CV. Sumber Buah SAE ............................................................................................  109
Lampiran 2. Perhitungan Bobot Rataan dan Peringkat Rataan Faktor Internal CV. Sumber Buah SAE .....................................................................  110
Lampiran 3. Perhitungan Bobot Rataan dan Peringkat Rataan Faktor Eksternal CV. Sumber Buah SAE .....................................................................  111
Lampiran 4. Hasil Analisis QSPM CV. Sumber Buah SAE ...........................  112
Lampiran 5. Layout CV. Sumber Buah SAE ..................................................  114


















BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Tanaman hortikultura Mangga (Mangifera indica L) dan rambutan (Nephelium sp.) memberikan kontribusi yang cukup besar. Dalam kebutuhan, peningkatan ekspor, peningkatan pendapatan, dan pemenuhan gizi. Komoditas hortikultura produk buah – buahan yang menjadi unggulan perusahaan CV. Sumber Buah SAE adalah mangga Gedong Gincu dan rambutan. Mangga atau Mempelam adalah nama sejenis buah, demikian pula nama pohonnya. Mangga termasuk ke dalam marga Mangifera, yang terdiri dari 35 – 40 anggota dan suku Anacardiaceae. Sedangkan Rambutan merupakan tanaman buah hortikultural berupa pohon dengan famili Sapindacaeae. Tanaman buah tropis ini dalam bahasa Inggrisnya disebut Hairy Fruit berasal dari Indonesia. Sebagai buah – buahan yang memberikan kontribusi yang cukup besar mangga dan rambutan memerlukan penanganan khusus sejak dari budidaya sampai dengan pemasaran. Oleh karena itu penerapan sistem agribisnis onfarm dan penanganan pascapanen yang baik sangat diperlukan. Sehingga komoditas buah – buahan khususnya mangga Gedong Gincu dan rambutan mampu bersaing dengan produk buah – buahan lainnya di Mancanegara.
Dalam rangka pemenuhan kebutuhan akan buah - buahan, maka usaha pengembangan produksi dalam negeri perlu dilakukan secara khusus dengan menerapkan sistem usaha yang paling menguntungkan. Dalam rangka peningkatan pendapatan, maka proses penanganan lebih lanjut perlu dilakukan secara optimal sebagaimana komoditas tanaman lainnya, khususnya mangga Gedong Gincu dan rambutan yang memiliki prospek pasar yang perlu digarap secara lebih intensif lagi sesuai dengan permintaan pasar. Produksi tanaman buah menurut Badan Pusat Statistik Indonesia pada tahun 2011 dan 2012 adalah 18.313.507 ton dan 18.916.731 ton (Tabel 1). Di bawah ini merupakan tabel luas panen dan produksi buah – buahan Indonesia tahun 2011 dan 2012.


Tabel 1. Produksi tanaman buah di Indonesia tahun 2011 dan 2012
No
Komoditi
Luas panen (Ha)
Produksi (Ton)
2011
2012
2011
2012
1
Pisang
104.156
103.157
6.132.695
6.189.043
2
Mangga
208.280
219.666
2.131.139
2.376.333
3
Nenas
12.335
16.997
1.540.626
1.781.894
4
Jeruk Siam/Keprok
47.181
46.187
1.721.880
1.498.394
5
Salak
24.729
26.941
1.082.125
1.035.406
6
Pepaya
11.055
11.702
958.251
906.305
7
Durian
69.045
63.189
883.969
888.127
8
Rambutan
116.991
96.287
811.909
757.336
9
Nangka/Cempedak
60.896
57.340
654.808
663.930
10
Semangka
33.445
33.012
497.650
515.505
11
Alpukat
21.653
20.985
275.953
294.200
12
Duku/Langsat
21.282
29.211
171.113
258.453
13
Apel
3.728
4.265
200.173
247.073
14
Jambu Biji
9.644
9.753
211.836
208.151
15
Manggis
16.180
17.852
117.595
190.287
16
Stroberi
987
810
41.035
169.796
17
Sawo
10.103
10.342
118.138
135.322
18
Markisa
1.747
1.712
140.895
134.527
19
Melon
6.343
7.110
103.840
125.447
20
Jeruk Besar
4.507
5.608
97.069
113.375
21
Sukun
12.015
11.117
102.089
111.766
22
Jambu Air
13.423
13.393
103.156
104.393
23
Belimbing
3.145
3.192
80.853
91.788
24
Blewah
5.123
4.341
62.928
57.917
25
Sirsak
4.221
4.687
59.844
51.802
26
Anggur
390
193
11.938
10.161
Total
822.604
819.049
18.313.507
18.916.731
Sumber: Badan Pusat Statistik 2013
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa produksi mangga pada tahun 2011 dan 2012 adalah sebanyak 2.131.139 ton dan 2.376.333 ton dengan posisi berada pada urutan ke dua setelah pisang, sedangkan produksi rambutan tahun 2011 dan 2012 adalah sebanyak 811.909 ton dan 757.336 ton dengan urutan delapan setelah durian. Oleh karena itu upaya budidaya, pengendalian hama dan penyakit secara intensif dan penanganan pasca panen terus ditingkatkan. Melalui upaya ini diharapkan produksi buah – buahan Indonesia khususnya  mangga Gedong Gincu dan rambutan akan meningkat.
Permintaan pasar akan produk buah – buahan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Seiring dengan bertambahnya populasi penduduk dari tahun ke tahun maka semakin bertambah tingkat kebutuhan akan buah – buahan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor buah – buahan segar tahun 2013 adalah sebanyak  246.943,8 ton atau senilai $ 186.604,4 ribu. Agar kebutuhan terhadap buah – buahan terpenuhi harus diimbangi dengan jumlah produksinya. Saat ini produksi dalam negeri khususnya buah mangga tahun 2013 adalah sebanyak 2.192.935 ton dengan luas panen 247.239 ha sedangkan rambutan adalah sebanyak 517.869 ton dengan luas panen 87.063 ha.

1.2  Kerangka Pemikiran
Pengembangan buahbuahan khususnya buah-buahan tropis di Indonesia memiliki prospek yang bagus. Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan kesadaran masyarakat mengenai pola hidup sehat dengan mengkonsumsi buah - buahan juga merupakan peluang bagi lembaga pemasaran buahbuahan khususnya mangga Gedong Gincu dan rambutan. Persentase pengeluaran per kapita terhadap buahbuahan pada tahun 2012 dan 2013 sebesar 2,36 persen dan 13,51 persen (Badan Pusat Statistik 2014). Pengeluaran per kapita terhadap buah - buhaan menempati urutan keenam setelah padipadian, tembakau dan sirih, ikan, sayursayuran serta telur dan susu.
Dalam menghadapi persaingan di pasar internasional, buah-buahan tropis Indonesia khususnya mangga Gedong Gincu dan rambutan harus bersaing dengan produk buah – buahan dari negara lain seperti Thailand, Philipina, India, Meksiko, Brazil dan Australia. Mangga Gedong Gincu dan rambutan Indonesia juga harus mengalami persaingan di pasar domestik yaitu pasar modern seperti supermarket, toko buah dan lain-lain. Selain menghadapi persaingan mangga antar varietas. Mangga dan rambutan  Indonesia juga menghadapi persaingan dengan buah - buahan impor. Impor buah - buahan terjadi karena adanya musim panen yang berbeda-beda dengan negara produsen lain. Komoditas mangga dan rambutan memiliki arti strategis yang mendapat prioritas dalam pembangunan pertanian sebagian masyarakat Indonesia.
Permasalahan yang menjadi kendala agribisnis mangga dan rambutan di Jawa Timur dan Jawa Barat adalah mutu buah yang rendah (Dihorti 2009). Mutu buah rendah ini menyebabkan kendala dalam meningkatkan ekspor mangga dan rambutan maupun untuk memenuhi kebutuhan pasar modern dan rendahnya harga yang diterima petani pada saat panen raya. Berdasarkan data karakteristik petani mangga dan rambutan di Provinsi Jawa Barat (Supriatna 2007), sebanyak 76 persen memiliki lahan kebun mangga sekitar 0,10 – 1,07 ha dan status penguasaan kebun tersebut lebih banyak dimiliki oleh sendiri dan campuran (milik sendiri, sewa dan kontrak), serangan OPT berupa lalat buah, terbatasnya penanganan pascapanen, pemasaran dan lemahnya permodalan dan kelembagaan petani.
Pada Tahun 2012 telah diberlakukannya kebijakan pembatasan impor terhadap dua puluh komoditas hortikultura di Indonesia. Kebijakan impor produk hortikultura ini diatur melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 60 Tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 60 Tahun 2012 tentang Ketentuan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH). Adapun kedua puluh komoditas hortikultura tersebut adalah sepuluh jenis buah, seperti mangga, jeruk, dan pepaya; tujuh jenis sayuran, seperti kubis, kentang, bawang merah, dan bawang putih; serta tiga tanaman hias, seperti anggrek dan krisan.
Kementrian Pertanian (2013) menyatakan bahwa pada tahun 2015 Indonesia akan menghadapi ASEAN Economic Community dimana kawasan ASEAN akan menjadi pasar tunggal berbasis produksi tunggal. Pasar bebas ASEAN berdampak cukup besar bagi semua sektor perdagangan, termasuk sektor pertanian. Penurunan dan penghapusan tarif secara signifikan yang dilakukan oleh pemerintah akan mengakibatkan semakin banyaknya produk impor masuk ke Indonesia.
Peningkatan daya saing produk lokal sangat diperlukan untuk menekan laju impor sebagai non tarif  barier adapun buah buahan impor masih sangat diminati oleh masyarakat Indonesia (Sukmaningtyas 2012). Diberlakukannya kebijakan pembatasan impor mangga menjadi peluang bagi pelaku usaha mangga Gedong Gincu  untuk dapat memenuhi permintaan dalam negeri. Salah satu target pasar buah - buahan impor adalah pusat perbelanjaan.
Dengan adanya kebijakan tersebut pasokan buah impor menjadi berkurang sehingga pusat perbelanjaan harus menambah pasokan buah lokal untuk mengisi kekosongan stok dari buah-buahan impor. Dalam meraih peluang tersebut CV. Sumber Buah SAE harus dapat meningkatkan daya saing dalam segi positioning dan strategi  pemasaran buah mangga Gedong Gincu dan rambutan yang sepadan dengan buah-buahan yang mampu memasuki dan bersaing di pasar modern.
Mutu buah menjadi perhatian penting pihak pusat perbelanjaan sehingga menjadi tantangan bagi pelaku usaha mangga Gedong Gincu dan rambutan khususnya untuk melakukan perbaikan dalam kegiatan pemasarannya. Perbaikan ini bertujuan agar lembaga pemasaran CV. Sumber Buah SAE dapat melakukan ekspansi pasar ke pusat perbelanjaan di kota besar dan dapat bersaing pada pasar bebas ASEAN.
Mangga Gedong Gincu pada perusahaan CV. Sumber Buah SAE memiliki keunggulan dalam segi produk. Mangga Gedong Gincu memiliki daya tarik yang lebih tinggi, daging yang manis, kulitnya berwarna merah jingga seperti lipstik dan wangi. Mangga Gedong Gincu juga sering dijadikan sebagai souvenir. Selain itu daya tahan buah mangga Gedong Gincu relatif lama yaitu 5 - 7 hari sedangkan rambutan hanya dapat bertahan maksimal 5 hari. Mangga Gedong Gincu  dan rambutan sudah dapat menembus pusat perbelanjaan di kota besar dengan menunjukkan atribut branding dan labeling.
CV. sumber Buah SAE memiliki peluang untuk memperoleh tingkat harga yang lebih baik dengan memperluas wilayah cakupan distribusi. Hal tersebut menjadi peluang seiring meningkatnya permintaan buah-buahan di masa yang akan datang. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh CV. sumber Buah SAE, maka penting dilakukan penyusunan strategi pemasaran yang mendukung perusahaan untuk dapat memperluas pasar dan bersaing di pusat perbelanjaan kota besar dan pasar ekspor. Strategi pemasaran dibutuhkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan penjualan  mangga Gedong Gincu dan rambutan, sehingga meskipun harga mangga Gedong Gincu dan rambutan meningkat setelah penerapan strategi namun kuantitas yang dibutuhkan konsumenpun akan meningkat.
Dalam praktek kerja lapang ini penulis hanya menganalisis bauran pemasaran mangga Gedong Gincu dan rambutan segar serta proses penanganan pascapanen mangga Gedong Gincu dan rambutan segar pada CV. Sumber Buah SAE. Mangga Gedong Gincu dan rambutan dipilih karena memiliki daya saing yang cukup tinggi. Selain itu mangga Gedong Gincu dan rambutan kuat dalam positioning yang ditunjukkan dengan penambahan atribut produk seperti branding, labeling, dan packaging.
Kartajaya (2006) menyatakan bahwa perusahaan yang mampu menghasilkan value yang kompetitif dapat memenangkan kompetisi dan salah satu taktik yang dapat digunakan perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan dan mendukung kegiatan pemasaran lainnya adalah dengan creative marketing mix. Oleh karena itu penulis memilih buah mangga Gedong Gincu dan rambutan dengan mempertimbangkan bahwa perusahaan dapat memodifikasi komoditas yang dipasarkan dengan menerapkan strategi produk yang dapat diterapkan oleh perusahaan CV. Sumber Buah SAE terhadap buah mangga Gedong Gincu dan rambutan. Selain itu analisis juga dilakukan dengan menganalisis strategi pemasaran mangga Gedong Gincu dan rambutan khususnya pada CV. Sumber Buah SAE.
Strategi pemasaran berdasarkan matriks SWOT akan dikembangkan ke dalam program-program pemasaran. Praktek ini terbatas hanya merancang strategi pemasaran yang tepat pada pemasaran komoditas mangga Gedong Gincu dan rambutan CV. Sumber Buah SAE agar mampu bersaing  dengan produk buah – buahan lainnya yang berdasarkan pada penerapan STP pada bauran pemasaran. Analisis STP ditinjau berdasarkan aspek segmentasi pasar (market segmentation), penetapan target pasar (market targeting), pemosisian produk (positioning), sedangkan elemen–elemen strategi bauran pemasaran 4P yang akan disusun terdiri dari produk (product), harga (price), tempat atau distribusi (place), dan promosi (promotion).
Dalam merumuskan strategi pemasaran diperlukan analisis lingkungan perusahaan berupa analisis lingkungan internal dan eksternal. Analisis lingkungan internal dilakukan dengan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan. Analisis lingkungan eksternal dilakukan dengan mengidentifikasi peluang dan ancaman. Alternatif strategi tersebut diformulasikan dengan menggunakan matriks SWOT. Strategi yang diperoleh dijabarkan menjadi program-program yang diplotkan dalam strategi pemasaran mangga Gedong Gincu dan rambutan.
1.2.1        Diagram Alir Kerangka Pemikiran
Gambar 1. Diagram alir kerangka pikiran
  
1.3  Tujuan
1.      Merumuskan strategi pemasaran mangga Gedong Gincu dan rambutan yang dapat dijalankan perusahaan sesuai dengan kondisi lingkungan perusahaan CV. SUMBER BUAH SAE.
2.      Mengetahui analisis finansial mangga Gedong Gincu dan rambutan di CV. SUMBER BUAH SAE, Cirebon, Jawa Barat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar