STRATEGI PEMASARAN MANGGA (Mangifera indica
L) GEDONG GINCU DAN RAMBUTAN (Nephelium
sp.)
DI CV. SUMBER BUAH
SAE CIREBON JAWA BARAT
YUTAM
PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN
POLITEKNIK AGROINDUSTRI
SUBANG
2015
STRATEGI PEMASARAN MANGGA (Mangifera indica
L) GEDONG GINCU DAN RAMBUTAN (Nephelium
sp.)
DI CV. SUMBER BUAH
SAE CIREBON JAWA BARAT
YUTAM
Laporan Tugas Akhir
Sebagai Salah Satu Syarat untuk lulus
Program Diploma III
Pada
Program Studi Manajemen Pemasaran
PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN
POLITEKNIK AGROINDUSTRI
SUBANG
2015
HALAMAN
PENGESAHAN
|
Judul
|
:
|
Strategi
Pemasaran Mangga (Mangifera indica L.) Gedong Gincu dan rambutan (Nephelium sp.) di CV. Sumber Buah SAE Cirebon Jawa Barat
|
|
Nama
|
:
|
Yutam
|
|
NPM
|
:
|
A123011
|
|
Program Studi
|
:
|
Manajemen Pemasaran
|
Menyetujui,
Dosen Pembimbing
|
Heru Budiono,
SP., MP.
|
|
Direktur
Politeknik Agroindustri
|
|
Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran
|
|
Ir. Syarifuddin Tarigan, M.M.
|
|
Tanggal Lulus:................
|
|
Heru
Budiono, SP., MP.
|
|
Tanggal Ujian:................
|
RIWAYAT
HIDUP
Penulis dilahirkan di Kelapis pada tanggal 21 November
1990. Penulis merupakan anak kesebelas dari tiga belas bersaudara pasangan
Bapak Padan dan Ibu Ilay Ngilo. Penulis menamatkan sekolah di SDN 010 Kelapis tahun
1999 – 2005, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Malinau Utara tahun2005 – 2008,
dan Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Malinau tahun 2008 – 2011.
Pada pertengahan tahun 2012 penulis diterima sebagai
mahasiswa Diploma 3 pada program studi Manajemen Pemasaran, Yayasan Pendidikan
Politeknik Agroindustri Sang Hyang Seri.
Untuk menyelesaikan studinya, penulis akan
melaksanakan PKL sebagai Tugas Akhir, yaitu PKL Proses Pemasaran buah mangga
dengan judul Strategi Pemasaran Mangga (Mangifera indica L.) Gedong Gincu dan Rambutan (Nephelium
sp.) di CV. Sumber Buah SAE Cirebon Jawa Barat.
RINGKASAN
YUTAM. Strategi Pemasaran Mangga (Mangifera indica
L.) Gedong
Gincu Dan rambutan
(Nephelium
sp.) di
CV. Sumber Buah SAE Cirebon Jawa Barat. Di bimbing oleh HERU BUDIONO.
Strategi pemasaran merupakan sarana untuk
mengkomunikasikan tujuan perusahaan dengan arah yang hendak ditempuh untuk
mencapai tujuan tersebut kepada para stakeholder
atau pihak-pihak yang mempunyai keputusan terhadap perusahaan. Maka jelas
bahwa strategi pemasaran merupakan poin yang sangat penting untuk diterapkan
oleh perusahaan CV. Sumber Buah SAE agar tetap dapat bersaing. Untuk mempermudah dalam penulisan laporan tugas
akhir ini digunakan kerangka pemikiran mengenai analisis lingkungan internal
dan eksternal perusahaan yang terdiri dari matrik IFE dan EFE, matrik IE,
matrik SWOT,dan matrik QSPM. Dari hasil praktek kerja lapang yang dilakukan
menunjukan bahwa strategi pemasaran yang dapat dilakukan oleh CV. Sumber Buah SAE adalah strategi Melakukankan inovasi terhadap kemasan serta produk buah mangga Gedog
Gincu dan rambutan. Strategi tersebut
diperoleh dari matrik QSPM diperoleh skor tertinggi 6,404. Sedangkan pada
matrik IE CV. Sumber Buah SAE berada pada kuadran I
dapat digambarkan sebagai tumbuh dan membangun (grow and build) dengan
strategi intensif (panetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk)
atau integratif (integrasi ke belakang, integrasi ke depan, dan integrasi
horizontal). Usaha CV. Sumber Buah SAE penanganan pascapanen buah segar mangga Gedong
Gincu dan rambutan secara finansial menguntungkan karena jumlah pendapatan (Rp.
1.204.218.750) lebih besar dari jumlah pengeluaran (Rp. 668.206.925,10), dengan selisih antara keduanya menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 536.011.824,90. Nilai BEP buah mangga Gedong Gincu dan rambutan adalah Rp. 531.640.601,37. Dan lamanya waktu pengembalian
modal yang diinvestasikan yaitu kurang lebih 1,3 bulan setelah
usaha dijalankan.
Serta nilai B/C ratio sebesar 1,80.
Kata Kunci: Strategi, Mangga Gedong Gincu dan Rambutan, CV. Sumber Buah SAE.
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur
penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis
dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir (TA) dengan judul “Strategi
Pemasaran manga (Mangifera indica L.) Gedong Gincu dan rambutan (Nephelium sp.) Di
CV. Sumber Buah SAE Cirebon Jawa Barat”. Laporan Tugas Akhir (TA) ini
disusun memenuhi salah satu syarat lulus program Diploma III pada Program Studi
Manajemen Pemasaran Politeknik Agroindustri.
Penulis tidak
mungkin dapat menyelesaikan penulisan Laporan Tugas Akhir (TA) ini dengan baik
tanpa adanya bimbingan, bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, oleh karena
itu pada kesempatan ini penulis penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Heru
Budiono, SP., MP. Selaku dosen pembimbing dan Ketua Program Studi Manajemen
Pemasaran yang selalu bersedia meluangkan waktu, tenaga dan kesempatannya untuk
mengarahkan dan memberi bimbingan kepada penulis dalam menyusun Laporan Tugas
Akhir (TA) ini.
2. Ir.
Syarifuddin Tarigan, M.M. Selaku Direktur Politeknik Agroindustri.
3. Doni
Sahat Tua Manalu, SE., M.Si. Selaku Kasubag akademik Politeknik Agroindustri yang juga bersedia
meluangkan waktu, tenaga dan kesempatannya untuk mengarahkan kepada penulis dalam
menyusun Laporan Tugas Akhir (TA) ini.
4. Ahmad
Abdul Hadi, SE. Selaku Direktur Utama perusahaan CV. Sumber Buah SAE.
5. Gigin
Saputro, SE. Selaku pembimbing Lapangan yang selalu bersedia meluangkan waktu,
tenaga dan kesempatannya untuk mengarahkan dan memberi bimbingan kepada penulis
selama Praktek Kerja Lapang (PKL).
6. Bapak
dan Ibu dosen serta staf akademik Politeknik Agroindustri, yang tidak mungkin
disebut satu persatu, atas bantuan akademis dan morilnya.
7. Bapak
atau Ibu karyawan perusahaan CV. Sumber Buah SAE, yang tidak mungkin disebut
satu persatu, atas bantuannya dalam segala hal yang berkaitan dengan selama PKL
berlangsung.
8. Pemerintah provinsi Kalimantan Timur
yang telah memberikan dorongan dan dukungan materiil kepada penulis.
9. Orang Tua serta keluarga besar
penulis yang selalu memberikan dukungan doa dan materiil sehingga laporan Tugas
Akhir ini dapat diselesaikan.
10. Teman
– teman angkatan X Politeknik Agroindustri yang selalu memberikan semangat dan
dukungannya.
Terima kasih juga
penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu menyusun Laporan
Praktek Kerja Lapang (PKL) ini. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun
sangat dibutuhkan oleh penulis. Akhirnya, penulis berharap semoga laporan ini
dapat bermanfaat bagi pihak – pihak yang memerlukannya, amin.
Sukamandi,
Agustus 2015
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN
PENGESAHAN ....................................................................... iii
RIWAYAT
HIDUP ........................................................................................ iv
RINGKASAN ................................................................................................ v
KATA PENGANTAR .................................................................................... vi
DAFTAR
ISI .................................................................................................. viii
DAFTAR
TABEL ........................................................................................... x
DAFTAR
GAMBAR ...................................................................................... xi
DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................. xii
BAB I
PENDAHULUAN .............................................................................. 1
1.1 Latar
Belakang .......................................................................................... 1
1.2 Kerangka
Pemikiran .................................................................................. 3
1.3 Tujuan ........................................................................................................ 8
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ................................................................... 9
2.1 Sejarah
Tanaman Mangga dan rambutan ................................................... 9
2.2 Konsep
Pemasaran ..................................................................................... 13
2.3 Bauran
Pemasaran (Marketing Mix) ........................................................... 16
2.4 Segmentasi
Pasar ....................................................................................... 22
2.5 Targeting (Target Pasar) ............................................................................ 26
2.6 Positioning (Posisi Pasar) ........................................................................... 27
2.7 Analisis lingkungan perusahaan ................................................................. 28
2.8 Matrik IFE dan EFE .................................................................................. 34
2.9 Matrik IE ................................................................................................... 35
2.10 Analisis
SWOT ........................................................................................ 35
2.11 Matrik
QSPM .......................................................................................... 37
2.12 Analisis
Finansial ..................................................................................... 38
1. Spesifikasi ............................................................................................ 38
2. Modal Usaha ........................................................................................ 38
3.
Biaya Produksi ..................................................................................... 39
4.
Perhitungan Keuntungan ..................................................................... 40
5. BEP ...................................................................................................... 40
6. Nilai Tambah
Tiap Kilogram Buah Segar ............................................ 41
7. Pengembalian Modal ........................................................................... 41
8. Nilai B/C Ratio .................................................................................... 41
BAB III METODE
PENGUMPULAN DATA ............................................. 42
3.1
Tempat dan Waktu .................................................................................... 42
3.2
Metode Pengumpulan Data ....................................................................... 42
3.3 Metode Analisis Data ................................................................................ 43
3.3.1
Analisa Biaya dan Pendapatan ............................................................... 44
3.4
Tiga tahap strategi ..................................................................................... 49
3.4.1
Tahap masukan (input) ........................................................................... 49
3.4.2
Tahap pencocokan .................................................................................. 55
3.4.3
Tahap keputusan ..................................................................................... 57
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ...................................................... 59
4.1 Sejarah
Perusahaan .................................................................................... 59
4.2 Visi
Misi .................................................................................................... 59
4.3 Lokasi
Perusahaan ..................................................................................... 59
4.4 Struktur
Organisasi dan Wewenang .......................................................... 60
4.5 Penanganan Pasca Panen Mangga
Gedong Gincu dan Rambutan Di CV. Sumber buah SAE ................................................................................................. 63
4.6
Analisis Segmentasi,
Targetting dan Positioning (STP) ............................ 69
4.7
Analisis Lingkungan
Internal .................................................................... 71
4.8
Analisis Lingkungan
Eksternal .................................................................. 76
4.9
Analisis Matriks IFE
.................................................................................. 83
4.10
Matriks EFE ............................................................................................ 84
4.11
Matriks IE ........................................................................................ 86
4.12 Identifikasi Faktor Kekuatan, Kelemahan, Peluang,
dan Ancaman ....... 88
4.13
Analisis Matriks
SWOT ........................................................................... 93
4.14
Matriks
Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)
........................ 98
4.15 Analisis
Finansial ..................................................................................... 99
1. Spesifikasi
CV. Sumber Buah SAE Cirebon ....................................... 99
2. Modal
Usaha ........................................................................................ 99
3.
Biaya Produksi ..................................................................................... 101
4.
Perhitungan Keuntungan ..................................................................... 102
5. BEP ...................................................................................................... 102
6. Nilai Tambah
Tiap Kilogram Buah Segar ............................................ 103
7. Pengembalian Modal ........................................................................... 103
8. Nilai B/C Ratio .................................................................................... 103
BAB V PENUTUP ......................................................................................... 104
5.1 Kesimpulan
................................................................................................ 104
5.2 Saran .......................................................................................................... 106
DAFTAR
PUSTAKA ..................................................................................... 107
DAFTAR
TABEL
Halaman
Tabel 1. Produksi tanaman buah di Indonesia tahun 2011 dan
2012 .............. 2
Tabel 2. Spesifikasi perusahaan
....................................................................... 44
Tabel 3. Modal Tetap perusahaan
.................................................................... 45
Tabel
4. Modal kerja perusahaan ..................................................................... 46
Tabel 5. Biaya tetap perusahaan ...................................................................... 47
Tabel 6. Analisis lingkungan internal ............................................................... 49
Tabel 7. Analisis lingkungan eksternal ............................................................ 50
Tabel 8. Penilaiam bobot faktor strategi eksternal dan internal ....................... 51
Tabel 9.
Penilaian peringkat terhadap faktor Internal CV. Sumber Buah SAE 52
Tabel 10. Penilaian peringkat terhadap faktor Internal CV. Sumber Buah SAE 53
Tabel 11. Matriks IFE dan EFE ....................................................................... 54
Tabel 12. Matriks Perencanaan
Strategi Kuantitatif (QSPM) ......................... 58
Tabel 13. Identifikasi faktor-faktor internal CV. Sumber Buah SAE ............. 76
Tabel 14.
Kriteria sortasi dan grading mangga Gedong Gincu CV Damardjati 80
Tabel 15. Identifikasi Faktor Eksternal perusahan CV.
Sumber Buah SAE ... 82
Tabel 16. Analisis matriks IFE CV. Sumber Buah SAE ................................. 84
Tabel 17. Analisis matriks EFE CV. Sumber Buah SAE ................................ 85
Tabel 18. Kekuatan dan kelemahan CV. Sumber Buah SAE ......................... 88
Tabel 19. Peluang dan ancaman CV. Sumber Buah SAE ............................... 91
Tabel 20. Spesifikasi
perusahaan CV. Sumber buah SAE ............................... 99
Tabel 21. Modal Tetap pada
perusahaan CV. Sumber buah SAE ................... 100
Tabel
22. Modal kerja pada perusahaan CV. Sumber Buah SAE ................... 101
Tabel 23. Biaya tetap pada perusahaan
CV. Sumber Buah SAE .................... 102
DAFTAR
GAMBAR
Halaman
Gambar 1. Diagram Alir Kerangka
Pikiran ...................................................... 7
Gambar 2. Model matrik IE ............................................................................. 55
Gambar 3. Matrik
SWOT ................................................................................ 57
Gambar 4. Struktur Organisasi CV. Sumber Buah SAE ................................. 61
Gambar 5. Penanganan pascapanen mangga Gedong Gincu ........................... 64
Gambar 6. Kegiatan grading
mangga Gedong Gincu ..................................... 65
Gambar 7. Buah rambutan rusak dan bagus .................................................... 66
Gambar 8. Pemetikan dan pengumpulan buah rambutan ................................ 67
Gambar 9. Sortir II buah rambutan .................................................................. 68
Gambar 10. Penimbangan,
Pengemasan dan Pelabelan buah Rambutan ......... 69
Gambar 11. Grafik Penjualan mangga Gedong Gincu dan rambutan ............. 73
Gambar 12. Matrik IE CV. Sumber Buah SAE .............................................. 86
Gambar 13. Matrik SWOT .............................................................................. 97
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran
1. Dokumentasi Kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) CV. Sumber Buah SAE ............................................................................................ 109
Lampiran 2. Perhitungan
Bobot Rataan dan Peringkat Rataan Faktor Internal CV. Sumber Buah SAE ..................................................................... 110
Lampiran 3. Perhitungan
Bobot Rataan dan Peringkat Rataan Faktor Eksternal CV. Sumber Buah SAE ..................................................................... 111
Lampiran 4. Hasil Analisis
QSPM CV. Sumber Buah SAE ........................... 112
Lampiran
5. Layout CV. Sumber Buah SAE .................................................. 114
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tanaman
hortikultura Mangga (Mangifera indica L) dan rambutan (Nephelium sp.)
memberikan kontribusi yang cukup besar. Dalam
kebutuhan, peningkatan ekspor, peningkatan pendapatan, dan pemenuhan gizi. Komoditas
hortikultura produk buah – buahan yang menjadi unggulan perusahaan CV. Sumber Buah SAE
adalah mangga Gedong Gincu dan rambutan. Mangga atau Mempelam adalah
nama sejenis buah, demikian pula nama pohonnya. Mangga termasuk ke dalam marga Mangifera, yang terdiri dari 35 –
40 anggota dan suku Anacardiaceae. Sedangkan Rambutan merupakan tanaman
buah hortikultural berupa pohon dengan famili Sapindacaeae. Tanaman buah tropis ini dalam
bahasa Inggrisnya disebut Hairy Fruit
berasal dari Indonesia. Sebagai buah –
buahan yang memberikan kontribusi yang cukup besar mangga dan rambutan memerlukan
penanganan khusus sejak dari budidaya sampai dengan pemasaran. Oleh karena
itu penerapan sistem agribisnis onfarm
dan penanganan pascapanen yang baik sangat diperlukan. Sehingga komoditas buah –
buahan khususnya mangga Gedong Gincu dan rambutan mampu bersaing dengan produk buah – buahan lainnya di
Mancanegara.
Dalam rangka
pemenuhan kebutuhan akan buah - buahan, maka usaha pengembangan produksi dalam
negeri perlu dilakukan secara khusus dengan menerapkan sistem usaha yang paling
menguntungkan. Dalam rangka peningkatan pendapatan, maka proses penanganan
lebih lanjut perlu dilakukan secara optimal sebagaimana komoditas tanaman lainnya,
khususnya mangga Gedong Gincu dan rambutan yang memiliki prospek pasar yang perlu digarap secara lebih
intensif lagi sesuai dengan permintaan pasar. Produksi tanaman buah menurut
Badan Pusat Statistik Indonesia pada tahun 2011 dan 2012 adalah 18.313.507 ton dan
18.916.731 ton (Tabel 1). Di bawah ini merupakan tabel luas panen dan produksi buah – buahan Indonesia
tahun 2011 dan 2012.
Tabel 1. Produksi tanaman buah di Indonesia
tahun 2011 dan 2012
|
No
|
Komoditi
|
Luas panen (Ha)
|
Produksi (Ton)
|
||
|
2011
|
2012
|
2011
|
2012
|
||
|
1
|
Pisang
|
104.156
|
103.157
|
6.132.695
|
6.189.043
|
|
2
|
Mangga
|
208.280
|
219.666
|
2.131.139
|
2.376.333
|
|
3
|
Nenas
|
12.335
|
16.997
|
1.540.626
|
1.781.894
|
|
4
|
Jeruk Siam/Keprok
|
47.181
|
46.187
|
1.721.880
|
1.498.394
|
|
5
|
Salak
|
24.729
|
26.941
|
1.082.125
|
1.035.406
|
|
6
|
Pepaya
|
11.055
|
11.702
|
958.251
|
906.305
|
|
7
|
Durian
|
69.045
|
63.189
|
883.969
|
888.127
|
|
8
|
Rambutan
|
116.991
|
96.287
|
811.909
|
757.336
|
|
9
|
Nangka/Cempedak
|
60.896
|
57.340
|
654.808
|
663.930
|
|
10
|
Semangka
|
33.445
|
33.012
|
497.650
|
515.505
|
|
11
|
Alpukat
|
21.653
|
20.985
|
275.953
|
294.200
|
|
12
|
Duku/Langsat
|
21.282
|
29.211
|
171.113
|
258.453
|
|
13
|
Apel
|
3.728
|
4.265
|
200.173
|
247.073
|
|
14
|
Jambu Biji
|
9.644
|
9.753
|
211.836
|
208.151
|
|
15
|
Manggis
|
16.180
|
17.852
|
117.595
|
190.287
|
|
16
|
Stroberi
|
987
|
810
|
41.035
|
169.796
|
|
17
|
Sawo
|
10.103
|
10.342
|
118.138
|
135.322
|
|
18
|
Markisa
|
1.747
|
1.712
|
140.895
|
134.527
|
|
19
|
Melon
|
6.343
|
7.110
|
103.840
|
125.447
|
|
20
|
Jeruk Besar
|
4.507
|
5.608
|
97.069
|
113.375
|
|
21
|
Sukun
|
12.015
|
11.117
|
102.089
|
111.766
|
|
22
|
Jambu Air
|
13.423
|
13.393
|
103.156
|
104.393
|
|
23
|
Belimbing
|
3.145
|
3.192
|
80.853
|
91.788
|
|
24
|
Blewah
|
5.123
|
4.341
|
62.928
|
57.917
|
|
25
|
Sirsak
|
4.221
|
4.687
|
59.844
|
51.802
|
|
26
|
Anggur
|
390
|
193
|
11.938
|
10.161
|
|
Total
|
822.604
|
819.049
|
18.313.507
|
18.916.731
|
|
Sumber: Badan Pusat Statistik 2013
Dari tabel di atas dapat
diketahui bahwa produksi mangga pada tahun 2011 dan 2012 adalah sebanyak 2.131.139 ton dan 2.376.333
ton dengan posisi berada pada urutan
ke dua setelah pisang, sedangkan produksi rambutan tahun 2011 dan
2012 adalah sebanyak 811.909 ton dan 757.336 ton dengan urutan delapan setelah durian. Oleh karena
itu upaya budidaya, pengendalian hama dan penyakit secara intensif dan
penanganan pasca panen terus ditingkatkan. Melalui upaya ini diharapkan
produksi buah – buahan Indonesia khususnya mangga Gedong Gincu dan rambutan akan meningkat.
Permintaan pasar
akan produk buah – buahan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Seiring dengan
bertambahnya populasi penduduk dari tahun ke tahun maka semakin bertambah
tingkat kebutuhan akan buah – buahan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor
buah – buahan segar tahun 2013 adalah sebanyak 246.943,8 ton atau senilai $
186.604,4 ribu. Agar
kebutuhan terhadap buah – buahan terpenuhi harus diimbangi dengan jumlah
produksinya. Saat ini produksi dalam negeri khususnya buah mangga tahun 2013
adalah sebanyak 2.192.935 ton dengan luas panen 247.239
ha sedangkan rambutan adalah sebanyak
517.869 ton dengan luas panen 87.063 ha.
1.2 Kerangka Pemikiran
Pengembangan buah – buahan khususnya
buah-buahan tropis di Indonesia memiliki prospek yang bagus. Seiring
meningkatnya jumlah penduduk dan kesadaran masyarakat mengenai pola hidup sehat
dengan mengkonsumsi buah - buahan juga merupakan peluang bagi lembaga pemasaran
buah – buahan
khususnya mangga Gedong Gincu dan rambutan. Persentase pengeluaran per kapita
terhadap buah – buahan pada tahun 2012 dan 2013 sebesar 2,36
persen dan 13,51 persen (Badan Pusat Statistik 2014).
Pengeluaran per kapita terhadap buah - buhaan menempati urutan ke – enam setelah padi – padian, tembakau dan
sirih, ikan, sayur – sayuran serta telur dan susu.
Dalam menghadapi
persaingan di pasar internasional, buah-buahan tropis Indonesia khususnya mangga Gedong Gincu dan rambutan harus bersaing
dengan produk buah – buahan dari negara lain seperti Thailand, Philipina,
India, Meksiko, Brazil dan Australia. Mangga Gedong Gincu dan rambutan Indonesia juga
harus mengalami persaingan di pasar domestik yaitu pasar modern seperti
supermarket, toko
buah dan lain-lain. Selain menghadapi persaingan mangga antar varietas. Mangga dan rambutan Indonesia juga menghadapi persaingan dengan
buah - buahan impor. Impor buah - buahan terjadi karena adanya musim panen yang
berbeda-beda dengan negara produsen lain. Komoditas mangga dan rambutan memiliki arti
strategis yang mendapat prioritas dalam pembangunan pertanian sebagian
masyarakat Indonesia.
Permasalahan yang
menjadi kendala agribisnis mangga dan rambutan di Jawa Timur dan Jawa Barat adalah mutu
buah yang rendah (Dihorti 2009). Mutu buah rendah ini menyebabkan kendala dalam
meningkatkan ekspor mangga dan rambutan maupun untuk memenuhi kebutuhan pasar
modern dan rendahnya harga yang diterima petani pada saat panen raya. Berdasarkan
data karakteristik petani mangga dan rambutan di Provinsi Jawa Barat (Supriatna 2007),
sebanyak 76 persen memiliki lahan kebun mangga sekitar 0,10 – 1,07 ha dan status penguasaan kebun tersebut lebih
banyak dimiliki oleh sendiri dan campuran (milik sendiri, sewa dan kontrak),
serangan OPT berupa lalat buah, terbatasnya penanganan pascapanen, pemasaran
dan lemahnya permodalan dan kelembagaan petani.
Pada Tahun 2012
telah diberlakukannya kebijakan pembatasan impor terhadap dua puluh komoditas
hortikultura di Indonesia. Kebijakan impor produk hortikultura ini diatur
melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 60 Tahun 2012 tentang Ketentuan
Impor Produk Hortikultura dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 60 Tahun 2012
tentang Ketentuan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH). Adapun kedua
puluh komoditas hortikultura tersebut adalah sepuluh jenis buah, seperti
mangga, jeruk, dan pepaya; tujuh jenis sayuran, seperti kubis, kentang, bawang
merah, dan bawang putih; serta tiga tanaman hias, seperti anggrek dan krisan.
Kementrian
Pertanian (2013) menyatakan bahwa pada tahun 2015 Indonesia akan menghadapi
ASEAN Economic Community dimana
kawasan ASEAN akan menjadi pasar tunggal berbasis produksi tunggal. Pasar bebas
ASEAN berdampak cukup besar bagi semua sektor perdagangan, termasuk sektor
pertanian. Penurunan dan penghapusan tarif secara signifikan yang dilakukan
oleh pemerintah akan mengakibatkan semakin banyaknya produk impor masuk ke Indonesia.
Peningkatan daya
saing produk lokal sangat diperlukan untuk menekan laju impor sebagai non tarif barier adapun buah – buahan impor masih
sangat diminati oleh masyarakat Indonesia (Sukmaningtyas 2012). Diberlakukannya
kebijakan pembatasan impor mangga menjadi peluang bagi pelaku usaha mangga
Gedong Gincu untuk dapat memenuhi
permintaan dalam negeri. Salah satu target pasar buah - buahan impor adalah
pusat perbelanjaan.
Dengan adanya
kebijakan tersebut pasokan buah impor menjadi berkurang sehingga pusat perbelanjaan harus
menambah pasokan buah lokal untuk mengisi kekosongan stok dari buah-buahan
impor. Dalam meraih peluang tersebut CV. Sumber Buah SAE harus dapat
meningkatkan daya saing dalam segi positioning dan strategi pemasaran buah mangga Gedong Gincu dan rambutan yang sepadan
dengan buah-buahan yang mampu memasuki dan bersaing di pasar modern.
Mutu buah menjadi
perhatian penting pihak pusat perbelanjaan sehingga menjadi tantangan bagi
pelaku usaha mangga Gedong Gincu dan rambutan khususnya untuk melakukan perbaikan dalam
kegiatan pemasarannya. Perbaikan ini bertujuan agar lembaga pemasaran CV.
Sumber Buah SAE dapat melakukan ekspansi pasar ke pusat perbelanjaan di kota
besar dan dapat bersaing pada pasar bebas ASEAN.
Mangga Gedong
Gincu pada perusahaan CV. Sumber Buah SAE memiliki keunggulan dalam
segi produk. Mangga Gedong Gincu memiliki daya tarik yang lebih tinggi, daging
yang manis, kulitnya berwarna merah jingga seperti lipstik dan wangi. Mangga
Gedong Gincu juga sering dijadikan sebagai souvenir. Selain itu daya tahan buah
mangga Gedong Gincu relatif lama yaitu 5 - 7 hari sedangkan rambutan hanya dapat
bertahan maksimal 5 hari. Mangga Gedong Gincu
dan rambutan
sudah dapat menembus pusat perbelanjaan di kota besar dengan menunjukkan atribut branding dan labeling.
CV. sumber Buah
SAE memiliki peluang untuk memperoleh tingkat harga yang lebih baik dengan
memperluas wilayah cakupan distribusi. Hal tersebut menjadi peluang seiring
meningkatnya permintaan buah-buahan di masa yang akan datang. Berdasarkan
permasalahan yang dihadapi oleh CV. sumber Buah SAE, maka penting dilakukan
penyusunan strategi pemasaran yang mendukung perusahaan untuk dapat memperluas
pasar dan bersaing di pusat perbelanjaan kota besar dan pasar ekspor. Strategi pemasaran dibutuhkan oleh perusahaan
untuk dapat meningkatkan penjualan mangga Gedong Gincu
dan rambutan,
sehingga meskipun harga mangga Gedong Gincu dan rambutan meningkat setelah penerapan strategi namun
kuantitas yang dibutuhkan konsumenpun akan meningkat.
Dalam praktek
kerja lapang ini penulis hanya menganalisis bauran pemasaran mangga Gedong
Gincu dan rambutan
segar serta proses penanganan pascapanen mangga Gedong Gincu dan rambutan segar pada CV.
Sumber Buah SAE. Mangga Gedong Gincu dan rambutan dipilih karena memiliki daya saing yang
cukup tinggi. Selain itu mangga Gedong Gincu dan rambutan kuat dalam positioning yang
ditunjukkan dengan penambahan atribut produk seperti branding, labeling,
dan packaging.
Kartajaya (2006)
menyatakan bahwa perusahaan yang mampu menghasilkan value yang
kompetitif dapat memenangkan kompetisi dan salah satu taktik yang dapat
digunakan perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan dan mendukung kegiatan
pemasaran lainnya adalah dengan creative marketing mix. Oleh karena
itu penulis memilih buah mangga Gedong Gincu dan rambutan dengan mempertimbangkan bahwa perusahaan
dapat memodifikasi komoditas yang dipasarkan dengan menerapkan strategi produk
yang dapat
diterapkan oleh perusahaan CV. Sumber
Buah SAE terhadap buah mangga Gedong Gincu dan rambutan. Selain itu
analisis juga dilakukan dengan menganalisis strategi pemasaran mangga Gedong
Gincu dan rambutan
khususnya pada CV. Sumber Buah SAE.
Strategi pemasaran
berdasarkan matriks SWOT akan dikembangkan ke dalam program-program pemasaran. Praktek ini terbatas
hanya merancang strategi pemasaran yang tepat pada pemasaran komoditas mangga
Gedong Gincu dan rambutan CV. Sumber Buah SAE agar mampu bersaing dengan produk buah – buahan lainnya yang
berdasarkan pada penerapan STP pada bauran pemasaran. Analisis STP ditinjau
berdasarkan aspek segmentasi pasar (market segmentation), penetapan target pasar (market targeting), pemosisian
produk (positioning), sedangkan elemen–elemen strategi bauran pemasaran 4P yang akan
disusun terdiri dari produk (product), harga (price), tempat atau
distribusi (place), dan promosi (promotion).
Dalam merumuskan
strategi pemasaran diperlukan analisis lingkungan perusahaan berupa analisis
lingkungan internal dan eksternal. Analisis lingkungan internal dilakukan dengan
mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan. Analisis
lingkungan eksternal dilakukan dengan mengidentifikasi peluang dan ancaman.
Alternatif strategi tersebut diformulasikan dengan menggunakan matriks SWOT.
Strategi yang diperoleh dijabarkan menjadi program-program yang diplotkan dalam
strategi pemasaran mangga Gedong Gincu dan rambutan.
1.2.1
Diagram Alir Kerangka Pemikiran
Gambar 1. Diagram alir kerangka pikiran
1.3 Tujuan
1.
Merumuskan strategi pemasaran mangga Gedong Gincu dan rambutan yang dapat dijalankan perusahaan sesuai
dengan kondisi lingkungan perusahaan CV. SUMBER BUAH SAE.
2.
Mengetahui
analisis finansial mangga Gedong Gincu dan rambutan di CV. SUMBER BUAH SAE,
Cirebon, Jawa Barat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar